Tips n Tricks

Dalvik-Cache Android? Apa,Kenapa dan Bagaimana

#Tips #Trick #Smartphone #Android – Salah satu komponen yang penting dalam os android adalah dalvik cache.

Penting karena sebenarnya yang berjalan dan kita gunakan di ponsel android kita adalah dalvik system ini.

Kalo kita baca tutorial mengenai tweaking system diikuti dengan himbauan untuk wipe dalvik cache maka beberapa akan bertanya datanya hilang gak ya? Singkat kata data tidak hilang dan direkomendasikan melakukan wiping dalvik cache ini.

Beberapa testimoni mengatakan setelah melakukan wipe dalvik cache system berjalan lebih cepat. Apakah ini sungguhan atau hanya efek placebo?

Setelah wipe dalvik cache maka system akan membangun ulang dalvik cache berdasarkan konfigurasi terbaru seperti informasi kernel, driver, build.prop dll. Bagi yang sering ganti ROM info tersebut akan sering berubah tetapi dalvik cache selalu baru sehingga mendapat performa terbaik.Biasanya juga tidak terlalu mempermasalahkan data (biarin lah hilang.) Bagi yang agak konservatif yang melakukan tweaking dengan simpanan data agak banyak sehingga jarang wipe data maka wipe dalvik cache menjadi cukup penting dan aman setelah melakukan tweaking.

Proses building dalvik cache salah satunya mengacu pada entry build.prop :

dalvik.vm.verify-bytecode = false

dan

dalvik.vm.dexopt-flags=m=y,o=v,v=f,u=y

 dalvik.vm.execution-mode=int:jit 

contoh entry di atas akan menentukan proses building dalvik cache. Optimasi ini sangat bermanfaat bagi yang systemnya sudah deodexed karena proses building dalvik cache yang paling optimal untuk konfigurasi terbaru. Dengan mematikan verify-bytecode maka dalam membangun dalvik cache, vm hanya berpatokan pada konfigurasi kita bukan konfigurasi bawaan.

Setingan dexopt-flags :

m=y : mapping yes, berkaitan dengan mapping memory di virtual machinenya

o=v : optimasi verify, code yang dihasilkan paling sesuai dengan konfigurasi, setelah ini perubahan konfigurasi tanpa wipe dalvik biasanya akan menurunkan performa

v=f : verify full, mungkin kaitannya dengan mencocokkan dengan kode2 di virtual machine

u=y: uniprosesor yes, code dioptimasi untuk single prosesor kalo yang dual / quad tidak perlu.

Execution jit (just in time compilation) akan menentukan kompilasi dalvik berdasar konfigurasi terbaru.

Wiping dalvik cache tidak menghapus data penting karena yang dihapus adalah isi dari folder /data/dalvik-cache, /cache/dalvik-cache dan bagi pengguna link2sd di /data/sdext2/dalvik-cache yang nantinya akan dibuat lagi oleh system.Bagi pengguna link2sd dan v6supercharger perlu memodifikasi file script /sdcard/V6Supercharger/!Superclean.sh :

Pada baris

‘/d*/dalvik-cache /c*/dalvik cache’

tambahkan

‘/data/sdext2/dalvik-cache’

simpan, apabila kita menjalankan script ini maka akan menghapus semua dalvik-cache dan melakukan reboot sehingga memastikan dalvik cache semua aplikasi diperbaharui sesuai konfigurasi.

Hal ini karena saya menemukan beberapa file dalvik cache aplikasi lama ternyata sudah out of date dan performa tidak sesuai harapan. Setelah booting berhasil pengguna link2sd perlu relinking dalvik cache lagi.

 

Contributor : Rifai

Sumber : (dari berbagai sumber)

Tags

Related Articles

4 Comments

  1. Min boleh tanya gak..
    Semalam saya masuk twrp kondisi bootlop saya wipe data,cache,dan dalvix setelah itu saya reboot ttp saja bootlop..
    Stlh itu saya coba lagi masuk twrp via adb minimal dan device saya tidak terbaca lagi kenapa ya min…
    Ada cara lain gak masuk twrp lagi.

  2. hello!,I like your writing so a lot! proportion we be in contact more approximately your post on AOL? I need an expert in this space to resolve my problem. May be that is you! Looking ahead to see you.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close