Heboh Kemarin 11 Taxi Online Terjaring Razia & dikandangkan

  • Whatsapp
taxi-online-terjaring-razia

#hotnews #aplikasi #taxionline #transportasionline – Ibukota Jakarta dan dearah Jabodetabek lainya keberadaan taxi online sudah tidak di ragukan lagi, semua kalangan membutuh kan jasanya. dimana pelanggan cukup order taxi via aplikasi dan di jemput didepan rumah. Dalam hal ini terkait Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) 32 Tahun 2016 yang mengatur mengenai taksi online efektif per 1 Oktober 2016. Lalu, mengapa Dishub DKI sudah melakukan penindakan dan mengandangkan 11 taksi online padahal masih akan aktif per tanggal 1 Oktober 2016 ?

Kepala Dinas Perhubungan dan Transportas (Kadishubtrans) DKI Jakarta Andri Yansyah menjelaskan bahwa setiap angkutan kendaraan harus memiliki izin dan telah lolos uji KIR. Hal itu tidak dipenuhi oleh 11 taksi online.

Muat Lebih

“Semua kendaraan yang belum berizin dan berkir tidak boleh dioperasikan dulu. Itu sesuai dengan hasil rapat di Kemenko Polhukam,” kata Andri saat dihubungi.

Menurutnya, meski Permenhub baru efektif per 1 Oktober 2016, setiap kendaraan harus terlebih dahulu lulus uji KIR. Dengan demikian, kendaraan tidak akan membahayakan keselamatan penumpang.

“KIR dan Izin operasi belum ada, kira-kira kalau belum ada izin operasinya perlu ditindak enggak? Masa harus tunggu jatuh korban dulu baru ditindak,” jelas Andri.

Dirinya pun menyarankan kepada operator taksi online untuk mentaati peraturan yang berlaku. “Untuk Uber, Grab dan Go Car taati saja aturan yang berlaku. Enak kok kalau hidup taat aturan,” tutup Andri.

Sebelumnya, 11 Mobil taksi online dikandangkan Polda Metro Jaya atas razia yang digagas oleh Dishub DKI Jakarta. Kendaraan itu dikandangkan karena tak memenuhi syarat, termasuk uji KIR. Berikut data 11 kendaraan tersebut:

GRAB CAR : 7 UNIT
UBER CAR : 2 UNIT
GO CAR : 2 UNIT

Sumber : berbagai sumber lainnya

Pos terkait